Hukum Internasional : Pengertian Dan Asas Hukum Internasional

Hukum Internasional - Konsekuensi dari adanya hubungan internasional adalah munculnya hukum internasional. Hubungan internasional yang telah dipraktikan oleh negara - negara di dunia telah melahirkan hak dan kewajiban antar subjek hukum ( negara).


Hukum Internasional : Pengertian Dan Asas Hukum Internasional


Oleh karena itu, hukum internasional mutlak diperlukan dalam rangka menjamin kelancaran tata pergaulan internasional. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami akan menguraikan tentang pengertian dan asas hukum internasional. Untuk informasi lebih jelasnya lagi mari kita simak penjelasan berikut ini :


A. Pengertian Hukum Internasional

Hukum internasional sebenarnya merupakan hukum yang telah tua usianya, yaitu sudah ada sejak zaman Romawi. Ini dibuktikan dengan adanya istilah ius gentium, yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa jerman ( volkerrecht), Perancis ( droit  degens), dan  Inggris ( law of nations/interntional law).

Berikut ini adalah beberapa  ahli hukum internasional dengan definisi mereka tentang  apa itu hukum internasional.

1. Akehurst
Hukum internasional adalah sistem hukum yang dibentuk dari hubungan antara negara - negara.

2. Charles Cheny Hyde
Hukum internasional adalah sekumpulan hukum yang sebagian besar terdiri atas prinsip - prinsip dan peraturan - peraturan yang harus ditaati oleh negara - negara, dan oleh karena itu juga harus ditaati dalam hubungan antara mereka.

3. Grotius
Hukum dan hubungan internasional didasarkan pada kemauan bebas dan persetujuan beberapa atau semua negara. Hal ini ditujukan demi kepentingan bersama dari mereka yang menyatakan diri di dalamnya.

4. J.G Starke
Hukum internasional adalah sekumpulan hukum yang untuk sebagian besar terdiri dari asas - asas dan peraturan - peraturan tingkah laku di mana negara - negara itu sendiri merasa terikat dan menghormatinya, dan dengan demikian mereka ( negara - negara) itu juga harus menghormati atau mematuhinya dalam hubungannya satu sama lain.

5. Mochtar Kusumaatmadja
Hukum internasional adalah keseluruhan kaidah - kaidah dan asas - asas hukum yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas - batas negara, antara negara dengan negara dan negara dengan subjek hukum lain bukan negara atau subjek hukum bukan negara satu sama lain.

6. Wirjono Prodjodikoro
Hukum internasional adalah hukum yang mengatur perhubungan hukum antar bangsa di berbagai bangsa.

Dari definisi tersebut dapat bahwa hukum internasional adalah seperangkat kaidah dan prinsip tindakan ataupun tingkah laku yang mengikat negara yang berupa sistem hukum.



B. Asas Hukum Internasional

Hukum dan hubungan internasional didasarkan pada kemauan bebas dan persetujuan beberapa atau semua negara yang terlibat. Hal tersebut dilakukan demi kepentingan bersama dari mereka yang menyatakan diri di dalamnya. Seperti umumnya sistem hukum lainnya, sistem hukum internasional dilaksanakan  berdasarkan asas - asas tertentu sebagai pedomannya. Adapun asas - asas hukum internasional meliputi.


1. Asas Teritorial

Asas teritorial didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Menurut asas teritorial negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. Jadi, terhadap semua barang atau orang berada di luar wilayah tersebut, berlaku hukum asing sepenuhnya.


2. Asas Kebangsaan

Asas kebangsaan didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Menurut asas kebangsaan setiap warga negara di manapun ia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Asas kebangsaan mempunyai kekuatan ekstrateritorial, artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya, walaupun berada di negara asing.


3. Asas Kepentingan Umum

Asas kepentingan umum didasarkan kepada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut - paut dengan kepentingan umum. Jadi, hukum tidak terikat pada batas wilayah negara.

Dalam pelaksanaan hukum internasional sebagai bagian dari hubungan internasional, dikenal ada beberapa asas diantaranya : 


  1. Pacta sunt servanda, artinya setiap perjanjian yang telah dibuat harus ditaati oleh pihak - pihak yang mengadakannya.
  2. Egality rights, artinya pihak yang saling mengadakan hubungan itu berkedudukan sama.
  3. Reciprositas, artinya tindakan suatu negara terhadap negara lain dapat dibalas setimpal, baik tindakan yang bersifat negatif maupun positif.
  4. Courtesy, artinya asas saling menghormati dan saling menjaga kehormatan negara.
  5. Rebus sig stantibus, artinya asa yang dapat digunakan terhadap perubahan yang mendasar/fundamental dalam keadaan yang bertalian dengan perjanjian itu.

Itulah uraian di atas tentang Hukum internasional : pengertian dan asas hukum internasional. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda semua, terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hukum Internasional : Pengertian Dan Asas Hukum Internasional"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel