Kalimat Majemuk : Pengertian, Jenis, Dan Contohnya

Kalimat Majemuk ( setara, rapatan, bertingkat, campuran) adalah salah satu contoh kalimat di antara sekian banyak jenis kalimat yang dikenal hingga saat ini. Antara  kalimat  majemuk dengan kalimat lainnya, dibedakan berdasarkan bentuk dan pola kalimatnya. 


Kalimat Majemuk : Pengertian, Jenis, Dan Contohnya



Terdapat pola tertentu yang menjadi ciri khas dari kalimat ini pola itulah yang harus dikenali sebaik mungkin untuk dapat membuat kalimat berbentuk  majemuk dengan benar. Lantas, seperti apa sebenarnya bentuk kalimat majemuk tersebut ?  Topik inilah yang akan kami uraikan pada kesempatan kali ini. Materi tentang kalimat ini menjadi penting untuk dipelajari apalagi bagi anda semua yang masih duduk di bangku sekolah atau  kuliah. Sebab, seringkali para guru bahasa indonesia memberikan tugas - tugas seputar pembuatan kalimat majemuk. Jika materinya sudah dikuasai dengan baik. maka tentu saja akan cukup mudah untuk membuat kalimat tersebut.

Kalimat Majemuk : Pengertian, Jenis, Contoh

Pada bagian pertama kami akan menguraikan terlebih dahulu pengertian dari kalimat majemuk. Dalam bagian ini akan diuraikan juga bentuk dan pola yang menjadi ciri khas dari kalimat majemuk tersebut. Selanjutnya, bagian kedua adalah penjelasan tentang jenis - jensi kalimat majemuk. Pada bagian ini tak kalah pentingnya dengan bagian yang pertama, sebab kalimat majemuk itu sendiri terbagi menjadi beberapa varian yang berbeda antara satu dengan lainnya. Dan yang terakhir, adalah contoh - contoh dari kalimat majemuk itu sendiri, untuk itu mari kita simak penjelasan berikut ini :

Pengertian Kalimat Majemuk

Istilah 'kalimat majemuk' mengacu pada jenis kalimat yang terdiri dari dua pola atau lebih. Hal ini didasarkan pada pengertian dari kalimat majemuk, yaitu suatu kalimat yang mengandung dua pola kalimat atau lebih, atau dengan kala lain kalimat yang terjadi dari beberapa klausa bebas. Jenis kalimat yang terjadi dari beberapa klausa bebas. Jenis kalimat ini berasal dari perluasan atau penggabungan dari kalimat tunggal, untuk selanjutnya membentuk satu atau lebih pola kalimat baru di samping pola kalimat yang sudah ada sebelumnya. Kalimat majemuk dapat diartikan juga bahwa kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih kalimat tunggal. Setiap kalimat majemuk memiliki kata penghubung yang berbeda, sehingga jenis kalimat ini dapat diketahui dengan cara melihat kata penghubung yang digunakan. Fungsi utama dari kalimat majemuk adalah untuk menguraikan, menjelaskan, menjabarkan dan memperinci.


Jenis - Jenis Kalimat Majemuk.

Jenis - Jenis Kalimat majemuk dapat dibagi berdasarkan proses terjadinya atau proses pembentukannya. Berdasarkan ini, kalimat majemuk terbagi menjadi   4 jenis, diantaranya : kalimat majemuk setara, kalimat majemuk rapatan, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran. Dibawah ini penjelasan dari tiap - tiap jenis kalimat majemuk. 


1. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang berhubungan antara unsur - unsur bersifat sederajat atau setara. Kalimat majemuk setara ini tidak memiliki anak kalimat. Kalimat majemuk setara dicirikan dengan adanya kata penghubung dan, lalu, atau, kemudian, namun, tetapi, sedangkan, dan melainkan.


2. Kalimat Majemuk Rapatan

Kalimat majemuk rapatan sebenarnya berasal dari kalimat majemuk setara yang dirapatkan bagian - bagiannya karena frasa/ kata - akta dalam kalimat itu menduduki posisi yang sama. Bagian yang dirapatkan bisa subjek atau predikat. Perapatannya didapat dengan cara menghilangkan unsur - unsur yang sama.


3. Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat merupakan satu jenis kalimat majemuk yang hubungan antara unsur - unsurnya tidak sederajat. Kalimat majemuk jenis ini kedudukan klausa - klausanya bertingkat sebagai hasil perluasan terhadap salah satu, beberapa, atau semua unsurnya hingga membentuk pola baru. Ada satu unsurnya yang berkedudukan sebagai induk kalimat dan unsur lainnya berkedudukan sebagai anak kalimat.


4. Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran adalah gabungan kalimat majemuk setara atau rapatan dengan kalimat majemuk bertingkat. Umumnya dalam kalimat majemuk campuran, terdapat paling sedikit tiga kalimat tunggal.


Contoh Kalimat Majemuk

Setelah kami uraiakan tentang pengertian dan jenis kalimat majemuk di atas, berikut kami uraikan tentang contoh dari kalimat majemuk tersebut.

Contoh Kalimat Majemuk Setara

Contoh dari kalimat majemuk setara, diantaranya :
  • Ibu menyetujui niatku dan ayah merestuinya
  • Kami akan pergi atau duduk saja di sini ?
  • Siswa berencana karya wisata, tetapi guru melarangnya.
  • Saya membeli buku dan adik ikut membeli juga.
  • Saya melanjutkan pendidikan di bidang kehutanan dan ternyata ayah sangat mendukung pilihan tersebut.
  • Harga BBM baik dan bahan pokok ikut naik.


Contoh Kalimat Majemuk Rapatan

Contoh dari kalimat majemuk rapatan, diantaranya :
  • Pak Bahar, guru bahasa Indonesia
  • Pak  Bahar, teman ayahku
  • Pak bahar, guru bahasa Indonesia dan teman ayahku ( rapatan subjek )
  • Ayah membawa roti
  • Ibu membawa roti
  • Ayah dan ibu membawa roti ( rapatan predikat )

Contoh  Kalimat Majemuk Bertingkat

Contoh  dari kalimat majemuk bertingkat, diantaranya :
  • Ketika sedang bekerja, budi pingsan
  • Asalkan mau belajar, kau pasti bisa mengerjakan soal itu
  • Seandainya andi datang lebih cepat, aku pasti bertemu dengannya.
  • Sepupu tinggal di kota agar bisa menemani ibunya.
  • Walaupun hatinya sedih, dia tidak pernah menangis.
  • Daripada melamun, batu
  • Acara itu dibatalkan karena hujan turun sangat deras
  • Kami tidak setuju, maka kami protes
  • Sekarang dia tahu bahwa adiknya bisa membaca
  • Tanpa memakai kendaraan, Budi sampai rumahku


Contoh Kalimat Majemuk Campuran

Contoh dari kalimat majemuk campuran, diantaranya :
  • Ayah pulang ketika ibu memasak dan adik membaca buku.
  • Ujian sudah selesai ketika tim pemeriksa datang dan guru - guru sudah pulang.
  • Saya sedang menulis dan adik bermain ketika ayah datang.
  • Indonesia adalah negara pertanian, tetapi Indonesia menghadapi kendala serius dalam hal musim sehingga swasembada beras tidak tercapai.
  • Karena hari sudah malam, kami berbincang - bincang sebentar dan langsung pulang.
  • Kami pulang tetapi mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai.

Demikian uraian di atas tentang Kalimat Majemuk : Pengertian, Jenis, dan Contohnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda semua, terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel