Masyarakat Madani : Pengertian, Ciri - Ciri dan Syarat Masyarakat Madani

Masyarakat Madani - Dalam rangka untuk mewujudkan kehidupan yang demokratis, maka diperlukan masyarakat madani. Kehidupan masyarakat madani ditandai dengan adanya keterbukaan di bidang politik. Kehidupan masyarakat madani juga memiliki tingkat kemampuan dan kemajuan masyarakat yang tinggi untuk bersikap kritis dan partisipatif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Apa itu masyarakat madani ?  dan bagaimana ciri - cirinya ? maka dari itu pada kesempatan kali ini kita akan menguraikan tentang masyarakat madani beserta ciri - ciri dan syarat masyarakat madani itu sendiri. Untuk informasi lebih jelasnya lagi mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Masyarakat Madani : Pengertian, Ciri - Ciri dan Syarat Masyarakat Madani

A. Pengertian Masyarakat Madani

Mungkin anda sering mendengar istilah masyarakat madani. Akan tetapi, sudahkah anda memahami maksud dari istilah masyarakat madani itu sendiri ? Mungkin di antara anda masih ada yang belum memahami akan istilah tersebut.

Masyarakat madani dikenal pula dengan istilah civil society. Banyak ilmuwan yang memberikan pengertian tentang civil society atau masyarakat madani. Beberapa ilmuwan tersebut menjelaskan sebagai berikut :


1. Muhammad AS. Hikam

Menurut Muhammad A.S Hikam, masyarakat madani adalah wilayah - wilayah kehidupan sosial yang teorganisasi dan bercirikan antara lain kesukarelaan, keswasembadaan dan keswadayaan, kemandirian yang tinggi terhadap negara, dan keterikatan dengan norma serta nilai - nilai hukum yang diikuti warganya.


2. W.J.S Poerwadarminto

Menurut W.J.S Poerwadarminto, kata masyarakat berarti suatu pergaulan hidup manusia, sehimpunan orang yang hidup bersama dalam suatu tempat dengan ikatan dan aturan yang tertentu. Sedangkan kata madani berasal dari bahasa Arab yaitu madaniyah, yang artinya kota. Dengan demikian masyarakat madani secara etimologis berarti masyarakat kota. Meskipun demikian, istilah kota tidak merujuk semata - mata kepada letak geografis, tetapi justru kepada karakter atau sifat - sifat tertentu yang cocok untuk penduduk sebuah kota. Dari sini kita paham bahwa masyarakat madani tidak asal masyarakat yang berada di perkotaan, tetapi yang lebih penting adalah memiliki sifat - sifat yang cocok dengan orang kota, yaitu yang berperadaban.


3. Rumusan PBB

Menurut rumusan PBB, masyarakat madani adalah masyarakat yang demokratis dan menghargai human diginity atau hak - hak tanggung jawab manusia. Adapun dalam frasa  bahasa latin, masyarkat madani merupakan pandaan frasa civilis societes. Artinya adalah suatu masyarakat yang didasarkan pada hukum dan hidup beradab. Dalam bahasa inggris, masyarakat madani dikenal dengan istilah civil society. Artinya adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai - nilai peradaban.


4. Thomas Paine

Menurut Thomas Paine masyarakat madani adalah suatu ruang tempat warga dapat mengembangkan kepribadiannya dan memberi peluang bagi pemuasan kepentingan secara bebas dan tanpa paksaan.


5. Gellner 

Menurut Gellner (1995; 23), masyarakat madani merupakan sekelompok institusi/ lembaga dan asosiasi yang cukup kuat untuk mencegah tirani politik, baik oleh negara maupun komunal/ komunitas. Ciri lainnya yang menonjol adalah adanya kebebasan individu di dalamnya, di mana sebagai sebuah asosiasi dan institusi, ia dapat dimasuki serta ditinggalkan oleh individu dengan bebas.


6. Nurcholis Madjid

Menurut Nurcholis Madjid, masyarakat madani adalah masyarakat yang merujuk pada masyarakat islam yang pernah dibangun Nabi Muhammad saw, di negeri Madinah. Masyarakat sebagian kota atau masyarakat yang berkeadaban dengan ciri antara lain egalitariasnisme, menghargai prestasi, keterbuakaan, penegakan hukum dan keadilan, tolerasni dan pluralisme, serta musyawarah.


7. Anwar Ibarahim

Masyarakat madani adalah masyarakat ideal yang memiliki peradaban maju dan sistem sosial yang subur yang didasarkan kepada prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan perorangan dengan kestabilan masyarakat, yaitu masyarakat yang cederung memiliki usaha serta inisiatif inividu mengikuti undang - undang bukan nafsu, demi terlaksananya sistem yang transparan.

Nurcholis Madjid, Masyarakat madani adalah suatu tatanan kemasyarakatan yang mengedepankan toleransi, demokrasi dan berkeadaan serta menghargai akan adanya pluralisme ( kemajemukan).

Dari beberapa definisi tersebut di atas, dapat kita rangkum bahwa masyarakat madani adalah sebuah kelompok atau tatatan masyarakat yang berdiri secara mandiri di hadapan penguasa dan negara, memiliki ruang publik dalam mengemukakan pendapat, dan memiliki lembaga - lembaga yang mandiri dapat menyalurkan aspirasi dan kepentingan publik.


B. Ciri - Ciri Masyarakat Madani

Masyarakat madani atau disebut orang barat civil society mempunyai prinsip pokok pluralisme, toleransi, dan hak asasi ( human right), termasuk di dalamnya adalah demokrasi. Bagi  bangsa Indonesia masyarakat madani menjadi suatu cita - cita bagi negara. Sebagai bangsa yang pluralis dan majemuk, model masyarakat madani merupakan tipe ideal suaru masyarakat Indonesia demi terciptanya integritas sosial bahkan integritas nasional.

Menurut Bahmueller, terdapat beberapa karakteristik masyarakat madani, diantaranya :
  1. Terintegrasinya individu - individu dan kelompok - kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial.
  2. Menyebarnya kekuasaan sehingga kepentingan - kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan - kekuatan alternatif.
  3. Dilengkapinya program - program pembangunan yang didominasi oleh negara dengan program - program pembangunan yang berbasis masyarakat.
  4. Terjembataninya kepentingan - kepentingan individu dan negara keanggotaan organisasi - organisasi volunter mampu memberikan masukan - masukan terhadap keputusan - keputusan.
  5. Tumbuh kembangnya kreativitas yang pada mulainya terhambat oleh rezim - rezim totaliter.
  6. Meluasnya kesetiaan (loyality) dan kepercayaan ( trust) sehingga individu - individu mengaku keterkaitannya dengan orang lain dan tidak mementngkan diri sendiri.
  7. Adanya pembebasan masyarakat melalui kegiatan lembaga - lembaga sosial dengan berbagai ragam perspektif.

C. Syarat Masyarakat Madani

Terdapat beberapa masyarakat yang harus dipenuhi untuk menjadi masyarakat madani, yakni adanya democratic governance ( Pemerintahan demokratis yang dipilih dan berkuasa secara demokratis ) dan democratic civilan ( masyarakat sipil yang sanggup menjunjung nilai - nilai keamanan sipil ( civil security), tanggung jawab sipil ( civil responsibility), dan ketahanan sipil ( civil resilience). Apabila diurai, dua kriteria tersebut menjadi tujuan prasyarat masyarakat madani, yaitu :
  1. Terpenuhinya kebutuhan dasar individu, keluarga dan kelompok dalam masyarakat.
  2. Berkembangnya modal manusia ( human capital ) dan modal sosial ( social capital) yang kondusif bagi terbentuknya kemampuan melaksanakan tugas - tugas kehidupan dan terjalinnya kepercyaan dan relasi sosial  antar kelompok.
  3. Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai bidang pembangunan atau dengan kata lain terbukanya akses terhadap berbagai pelayanan sosial.
  4. Adanya hak, kemampuan dan kesempatan bagi masyarakat dan lembaga - lembaga swadaya untuk terlibat dalam berbagai forum, sehingga isu - isu kepentingan bersama dan kebijakan publik dapat dikembangkan.
  5. Adanya persatuan antar kelompok dalam masyarakat serta tumbuhnya sikap saling menghargai perbedaan antar budaya dan kepercayaan.
  6. Terselenggaranya sistem pemerintahan yang memungkinkan lembaga - lembaga ekonomi, hukum, dan sosial berjalan secara produktif dan berkeadilan sosial.
  7. Adanya jaminan, kepastian dan kepercayaan antara jaringan - jaringan kemasyarakatan yang memungkinkan terjalinnya hubungan dan komunikasi antar masyarakat secara teratur, terbuka dan terpercaya.
Demikian uraian tentang Masyarakat Madani : pengertian, ciri  - ciri dan syarat masyarakat madani. semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda semua. terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel