Limbah Padat : Pengertian, Jenis, Dampak, Penanganan, Pengolahan Limbah Padat

Limbah Padat - Limbah atau sampah adalah kotoran yang dihasilkan karena pembuangan sampah atau zat dari pabrik - pabrik. Limbah atau sampah juga merupakan suatu bahan yang tidak berarti dan tidak berharga, tapi kita tidak mengetahui bahwa limbah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat  jika diproses secara baik dan benar. Atau sampai juga bisa berarti sesuatu yang tidak berguna dan dibuang oleh kebanyakan orang, mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak berguna dan jika dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan penyakit padahal dengan pengolahan sampah secara benar maka bisa menjadikan sampah ini menjadi benda ekonomis.

Limbah Padat : Pengertian, Jenis, Dampak, Penanganan, Pengolahan Limbah Padat
Ilustrasi - Limbah padat


Pengertian Limbah

Limbah atau sampah juga bisa berarti sesuatu yang tidak berguna dan dibuang kebanyakan orang, mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak berguna dan jika dibiarkan terlalu lama maka akan menyebabkan penyakit padahal dengan pengolahan sampah secara benar maka bisa menjadikan sampah ini menjadi benda ekonomis yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bagi limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis dapat ditangani dengan berbagai cara antara lain ditimbun pada suatu tempat, diolah kembali kemudian dibuang dan dibakar.


Jenis Limbah Padat

  • Kertas
  • Kayu
  • Kain
  • Karet
  • Kulit tiruan
  • Metal
  • Gelas atau kaca
  • Organic
  • Bakteri
  • Kulit telur dan banyak lainnya

Dampak Pembuangan Limbah Padat

Dampak limbah padat pasti akan berdampak negatif pada lingkungan hidup jika tidak ada pengolahan yang baik dan benar, dengan adanya limbah padat di dalam lingkungan hidup maka dapat menimbulkan pencernaan seperti :
  • Timbulnya gas beracun, seperti sulfida (H2S), amonika (NH3), Methan (CH4), CO2 dan sebagainya. Gas ini akan timbul jika limbah padat ditimbun dan membusuk karena adanya mikroorganisme. Adanya musim hujan dan kemarau, terjadi proses pemecahan bahan organik oleh bakteri penghancur dalam suasana aerob atau anaerob.
  • Dapat menimbulkan penurunan kualitas udara, dalam sampah yang  ditumpuk, akan terjadi reaksi kimia seperti gas H2S, NH3 dan methane yang jika melebihi NAB ( Nilai Ambang Batas ) akan merugikan manusia. Gas H2S 50 ppm dapat mengakibatkan mabuk dan pusing.
  • Penurunan kualitas air, karena limbah padat biasanya langsung dibuang dalam perairan atau bersama - sama air limbah. Maka akan dapat menyebabkan air menjadi keruh dan rasa dari air pun berubah.
  • Kerusakan permukaan tanah. Dari sebagian dampak - dampak limbah padat di atas, ada beberapa dampak limbah yang lainnya yang ditinjau dari aspek yang berbeda secara umum.

Dampak limbah secara umum di tinjau dari dampak kesehatan dan terhadap lingkungan adalah sebagai berikut :

A. Dampak terhadap kesehatan dampaknya yaitu dapat menyebabkan atau menimbulkan penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut :
  • Penyakit diare dan tikus, penyakit ini terjadi karena virus yang berasal dari sampah dengan pengolahan yang tidak tepat.
  • Penyakit kulit misalnya kudis dan kurap.
B. Dampak terhadap lingkungan cairan dari limbah - limbah yang masuk ke sungai akan mencemarkan airnya sehingga mengandung virus - virus masuk penyakit. Berbagai ikan dapat mati sehingga mungkin lama kelamaan akan punah. Tidak jarang manusia juga mengkonsumsi atau menggunakan air untuk kegiatan sehari - hari, sehingga manusia akan terkena dampak limbah baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain mencemari, air lingkungan juga menimbulkan banjir karena banyak orang - orang yang membuang limbah rumah tangga ke sungai.


Penanganan Limbah Padat

Sampah kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup di Indonesia. Bila tidak dikelola dengan baik, beberapa tahun mendatang sekitar 250 juta rakyat Indonesia akan hidup bersama tumpukan sampah. Kementrian Lingkungan Hidup mencatat rata - rata penduduk Indonesia menghasilkan sekitar 2,5 liter sampah perhari atau 625 juta liter dari jumlah total penduduk. Kondisi ini akan terus bertambah sesuai dengan  kondisi lingkungannya. Klasifikasi limbah padat penggolongan jenis limbah padat dapat didasarkan pada komposisi kimia, sifat mengurai, mudah tidaknya terbakar, berbahaya dan karakteristik. Berdasarkan karakteristiknya limbah padat dibedakan :

1. Garbage ( sampah basah )
Garbage adalah jenis sampah yang terdiri dari sisa - sisa potongan hewan atau sayur - sayuran hasil pengolahan, pembuatan dan penyediaan makanan yang sebagian besar terdiri dari zat - zat yang mudah membusuk.

2. Rubbish ( sampai kering )
Rubbish adalah sampah yang dapat terbakar dan tidak dapat terbakar yang berasal dari rumah - rumah, pusat - pusat perdagangan, kantor - kantor. Sampah yang mudah terbakar umumnya terdiri dari zat - zat organic seperti logam - logam, kaleng - kaleng dan sisa pembakaran.

3. Abu ( Ashes )
Sampah jenis ini adalah sampah yang berasal dari sisa pembakaran dari jenis zat yang mudah terbakar seperti di rumah, kantor maupun di pabrik - pabrik industri.

4. Street Cleaning ( sampah dari jalan )
Sampah jenis ini berasal dari pembersihan jalan dan trotoar baik dengan tenaga manusia maupun dengan tenaga mesin yang terdiri dari kertas - kertas, daun - daunan dan lain - lain.

5. Industrial wastes ( sampah industri )
Merupakan sampah yang berasalah dari industri - industri. Sampah industri dapat berupa :
  • Bahan kimia beracun
  • Bahan berbahaya
  • Bahan kimia
  • Mineral
  • Residu dan Organik
  • Residu patologi radiologi
  • Kayu dan kertas

Pengolahan Limbah Padat

Pengolahan limbah padat dapat dilakukan dengan berbagai cara yang tentunya dapat menjadikan limbah tersebut tidak berdampak buruk bagi lingkungan ataupun kesehatan. Menurut sifatnya pengolahan limbah padat dapat dibagi menjadi dua cara yaitu pengolahan limbah padat tanpa pengolahan dan pengolahan limbah padat dengan pengolahan. Limbah padat tanpa pengolahan :
Limbah padat yang tidak mengandung unsur kimia yang beracun dan berbahaya dapat langsung dibuang ke tempat tertentu sebagai TPA ( Tempat Pembuangan Akhir ). Limbah padat dengan pengolahan : Limbah padat yang mengandung unsur kimai beracun dan berbahaya harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke tempat - tempat tertentu.

Pengolahan limbah juga dapat dilakukan dengan cara - cara yang sederhana lainnya misalnya, dengna cara mendaur ulang, dijual ke pasar loak atau tukang rongsokan yang biasa lewat di depan rumah - rumah. Cara ini bisa dilakukan dengan cara membakar limbah -limbah padat misalnya kertas - kertas dengan menggunakan minyak tanah lalu dinyalakan apinya. Kelebihan cara membakar ini adalah mudah dan tidak membutuhkan usaha keras, membutuhkan tempat atau lokasi yang cukup kecil dan dapat digunakan sebagai sumber energi baik untuk pembangkit uap air panas, listrik dan pencairan logam. Faktor - faktor yang perlu kita perhatikan sebelum kita mengolah limbah padat tersebut adalah sebagai berikut faktor - faktor yang perlu kita perhatikan sebelum kita mengolah limbah padat :

1. Jumlah Limbah
Sedikit dapat dengan mudah kita tangani sendiri. Banyak dapat membutuhkan penanganan khusus tempat dan sarana pembuangan.

2. Sifat Fisik dan Kimia Limbah
Sifat fiisik mempengaruhi pilihan tempat pembuangan, sarana pengangkutan dan pilihan pengolahannya. Sift kimia dari limah padat akan merusak dan mencemari lingkungan dengan cara membentuk senyawa - senyawa baru.

3. Kemungkinan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Karena lingkungan ada yang peka atau tidak peka terhadap pencemaran, maka perlu kita perhatikan tempat pembuangan akhir (TPA), unsur yang akan terkena, dan tingkat pencemaran yang akan timbul.

4. Tujuan Akhir dari Pengolahan
Terdapat tujuan akhir dari pengolahan yaitu bersifat ekonomis dan bersifat non ekonomis. Tujuan pengolahan yang bersifat ekonomis adalah dengan meningkatkan efisiensi pabrik secara menyeluruh dan mengambil kembali bahan yang masih berguna untuk didaur ulang atau di manfaat lain. Sedangkan tujuan pengolahan yang bersifat non ekonomis adalah untuk mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Demikian uraian di atas tentang Limbah Padat : Pengertian, Jenis, Dampak, Penanganan, pengolahan Limbah Padat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel