Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba

Lari Gawang yakni salah satu cabang olahraga atletik nomor lari cepat melompati rintangan yaitu gawang dengan jumlah minimal 10 yang tinggi serta jaraknya sesuai dengan nomor lari gawang itu sendiri. Dan untuk artikel kali ini trikuswa.com akan membahas tentang Lari gawang, dimana meliputi Pengertian, sejarah, Teknik serta Peraturan lomba. Untuk dapat mengetahui uraian lebih jelasnya lagi, simak terus uraian di bawah ini.



Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba


Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba

Pengertian Lari Gawang

Lari gawang yakni adalah salah satu nomor lari yang terdapat dalam cabang olahraga Atletik. Secara bahasa lari gawang juga bisa diartikan sebagai lari cepat yang menempuh suatu jarak tertentu dengan melompati gawang sebagai rintangannya yang tinggi telah diatur dalam peraturan lomba. Gerakan lari gawang sebisa mungkin mesti dilakukan seperti pada gerakan lari cepat. Nomor lari gawang terdiri atas lari gawang 110 m putra, dengan ketinggian gawang mencapai 3 kaki ( 1,067 m ), 400 m pura dengan ketinggian gawang mencapai 0,914 m), melainkan untuk lari gawang putri 100m dengan ketinggian gawang mencapai 0,840m ) serta 400 m dengan ketinggian gawang mencapai 0,762m.

Sejarah Lari Gawang

Atletik yaitu event asli dari Olimpiade pertama tahun 776 masehi diman satu - satunya event yaitu perlombaan lari atau stade. Terdapat beberapa game " permainan" yang dilombakan selama era klasik eropa : Panthellenik Games The Ptythian Games ( dimulai 6 sebelum maseshi) diperlombakan di Argolid setiap dua tahun sekali.

Teknik Dasar Lari Gawang

Untuk bisa melakukan lari gawang dengan baik dan benar, untuk itu kita mesti mengetahui terlebih dulu teknik dasar dalam melakukan lari gawang, berikut uraian lengkapnya di bawah ini :

Lari Gawang 100 Meter Putri dan 110 Meter Putra
Teknik dasar untuk bisa melakukan lari gawang 100 meter untuk putra serta 110 meter untuk putri :
  1. Lari gawang dimulai start, yakni menggunakan start jongkok.
  2. Berlari dengan cepat ke arah gawang, dengan posisi badan agak miring ke depan ketika melompat serta kaki yang memimpin diluruskan.
  3. Posisi tangan berada di sisi tubuh yang berlawanan dengan kaki yang memimpin, mengayun ke depan serat mengimbangi gerakan tubuh.
  4. Sesudah melintasi gawang, selanjutnya menggerakan kaki yang memimpin ke bawah, kembali ke lintasan, ke depan, serta ke arah gawang selanjutnya.
  5. Kaki yang mengikuti dilangkahkan ke depan ke arah gawang selanjutnya.
  6. Melakukan sprint dengan kuat serta cepat di antara gawang satu dengan gawang berikutnya.
  7. Posisi bahu serta pinggul dijaga untuk tetap paralel dengan gawang, kemudian posisi tubuh agak naik turun saat melintasi gawang.
  8. Gerakan diakhiri pendaratan dimana posisi kaki diluruskan, padahal kaki belakang diangkat tinggi.


Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba



Pengenalan Fase atau Tahap pada Teknik Lari Gawang 100 m
Faktor utama pada lari gawang diantaranya pengaturan langkah, tempo serta panjang langkah yang menunjang teknik lari. Teknik lari gawang berkaitan erat dengan teknik sprint, lantaran pelari gawang yang berhasil mestinya seorang sprinter yang tangguh. Selain itu, kedua teknik ini mempunyai kemiripan pada beberapa hal semacam tekanan pada pengangkatan lutut, pengaturan lurus-an kaki serta gerakan tangan. Setiap fase membutuhkan koordinasi gerakan yang baik dari tiap komponen tersebut.

Fase Start Menuju Gawang Pertama
  1. Setelah start serta mendaki gawang pertama, seterusnya bertolak dengan mengangkat pinggang tinggi serta cukup jauh dari gawang yang akan dilewati.
  2. Lutut diangkat tinggi, mengangkat paha kaki yang memimpin di atas garis horizontal, menendang-kan tumit ke depan untuk meluruskan kaki, serta meluruskan lutut melintasi gawang.
  3. Lutut kaki tetap diangkat tinggi selama berlari.

Fase Melewati Gawang 
  1. Diawali dengan gerakan kaki cepat serta mengangkat lutut waktu mendaki gawang.
  2. Semakin cepat mendaki gawang, semakin jauh lompatan mesti dimulai. Ketika melompat, tangan serta kaki digerakkan dengan keras.
  3. Saat berada di atas gawang, lintasan gerak tubuh dibuat serendah mungkin serta posisi badan agak codong ke depan serta lutut sedikit ditekuk.
  4. Lengan berperang membantu keseimbangan saat berada di atas gawang. Tujuannya supaya tubuh cepat kembali ke posisi gerak dorong ke depan.
  5. Menarik ke depan, kaki yang dipakai untuk menolak. Caranya dengan memutar kaki tersebut ke samping, dalam posisi diangkat tinggi.
  6. Sesudah kaki yang memimpin melalui gawang, dalam posisi tetap lurus, maka secepat mungkin diturunkan, serta disusul oleh kaki yang mengikuti.


Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba



Fase Pendaratan
  1. Posisi kaki lurus waktu mendarat.
  2. Kaki yang mengikuti ( kaki belakang ) tetap diangkat tinggi. Tujuannya agar bisa bergerak bebas menjangkau ke depan untuk menjadikan langkah panjang. Pada posisi ini lutut kaki belakang ditekuk.
  3. Posisi badan dicondongkan ke depan.

Fase Lari di antara Gawang
Berlari pada lari gawang, baik itu posisi start ke gawang pertama atupun dari gawang satu ke gawang berikutnya memerlukan jumlah langkah yang berbeda antara pelari satu dengan pelari yang lainnya, tentunya untuk dapat melakukan lari gawang dengan baik dan benar dibawah ini tahapan - tahapannya :
  1. Pelari menggunakan 8 langkah dari start ke gawang pertama. Pada posisi start, ia mesti menempatkan kaki yang memimpin di belakang serta kaki yang mengikuti berada di depan.
  2. Pelari menggunakan 7 langkah dari start ke gawang pertama. Cara ini lazimnya digunakan oleh pelari yang mempunyai ukuran kaki panjang, dimana kaki yang memimpin berada di depan.
  3. Pelari menggunakan 9 langkah, lazimnya diterapkan bagi pemula.

Hal - hal yang mesti diperhatikan sesudah melewati gawang.
  1. Jejakkan kaki yang memimpin ke permukaan lintasan secepat mungkin sesudah melompati setiap gawang.
  2. Gerakkan tangan serta kaki yang mengikuti melewati gawang secepat mungkin. 
  3. Sesudah kaki yang memimpin mendarat, segera melakukan tiga langkah di antara gawang.
  4. Bergerak dengan cepat di antara gawang sampai ke garis finish.

Baca juga : Makalah Lempar Cakram


Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba


Fase Akhir
Fase ini dilakukan sesudah kaki yang memimpin ( kaki depan ) berhasil melewati gawang terakhir serta mendarat. Langkah berikutnya dijelaskan berikut ini :
  1. Mencondongkan badan ke depan. Bersama dengan itu, melangkahkan kaki yang mengikuti ( kaki belakang ) ke depan.
  2. Membusungkan dada serta berlari secepatnya menuju garis finish.


Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba

Peralatan Lari  Gawang

  • 4 gawang
  • Lintasan
  • Stopwatch

Peraturan Lari Gawang

Pelari mesti mengetahui peraturan perlombaan lari gawang yang ditentukan oleh PASI ( persatuan Atletik Seluruh Indonesia ) antara lain :
  1. Semua perlombaan lari gawang, yang dimulai dari garis start sampai melewati garis fisnish, mesti dilakukan pada jalurnya masing - masing yang telah ditentukan.
  2. Seorang peserta lomba lari gawang akan dinyatakan diskualifikasi bila :
  • Peserta menari kakinya di luar bidang horizontal atas gawang pada waktu melampauinya
  • Peserta melompat gawang yang tidak berada di lintasannya
  • Peserta dengan sengaja menjatuhkan gawang dengan tangan ataupun kaki.
  • Jumlah gawang yang dilalui peserta dalam perlombaan lari gawang 10 buah, baik itu lari gawang jarak 100 m, 100 m, serta 400 m.

Manfaat Lari Gawang

  1. Meningkatkan Flesksibilitas tubuh
  2. Melancarkan Sirkulasi darah
  3. Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi
  4. Meningkatkan kemampuan fisik
  5. Meningkatkan kebugaran tubuh
  6. Mengurangi resiko nyeri 
  7. Mengurangi stress


Kesimpulan

Lari gawang yakni adalah salah satu nomor lari yang terdapat dalam cabang olahraga Atletik.  Gerakan lari gawang sebisa mungkin mesti dilakukan seperti pada gerakan lari cepat. Nomor lari gawang terdiri atas lari gawang 110 m putra, dengan ketinggian gawang mencapai 3 kaki ( 1,067 m ), 400 m pura dengan ketinggian gawang mencapai 0,914 m), melainkan untuk lari gawang putri 100m dengan ketinggian gawang mencapai 0,840m ) serta 400 m dengan ketinggian gawang mencapai 0,762m.

Itulah penjelasan tentang Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba. Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi para pembaca. Terima kasih telah berkunjung.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Lari Gawang : Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, serta Peraturan Lomba"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel