Pengertian Larutan dan Kelarutan dalam Kimia Beserta Contohnya

Dalam kimia, larutan yakni campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat dan mengasilkan suatu komposisi baru. Dan pada artikel kali ini trikuwa.com akan menguraikan mengenai Pengertian Larutan dan Kelarutan dalam Kimia Beserta Contohnya. Untuk itu simak terus penjelasannya sampai tuntas.



Pengertian Larutan dan Kelarutan dalam Kimia Beserta Contohnya


Pengertian Larutan

Larutan yakni suatu campuran yang terdiri dari dua atau lebih zat ( dalam kimia). Zat yang jumlahnya lebih yang ada di dalam larutan tersebut ( zat ) terlarut, sedangkan zat yang mempunyai jumlah zat lebih banyak ketimbang dengan zat - zat lain dalam larutan juga dinamakan pelarut.

Takaran atau susunan zat terlarut dan pelarut dalam sebuah larutan diterangkan dalam konsentrasi larutan, sedangkan proses campuran zat terlarut serta pelarut dinamakan pelarutan ( solvasi).

Sebagai contoh larutan yang biasa kita temukan yaitu padatan yang dilarutkan di dalam sebuah cairan, contohnya gula, garam atau bahan padat lainya yang dilarutkan ke dalam air. Gas juga dapat dilarutkan dalam sebuah cairan, misalkan karbon dioksida atau oksigen dalam air. Selain itu juga, cairan juga bisa larut dalam cairan lain, sedangkan gas larut dalam gas lain. Terdapat juga larutan padat, diantaranya alloy ( campuran logam ) dan mineral tertentu.

Konsentrasi

Konsentrasi larutan menerangkan secara jumlah komposisi zat pelarut dan terlarut di dalam sebuah larutan. Konsentrasi biasanya diterangkan dalam suatu perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah total zat dalam larutan tersebut ataupun dalam perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah pelarut.

Sebagai contoh dalam beberapa satuan konsentrasi merupakan molar, dan bagian perjuta ( part per million, ppm). Sementara secara kualitas, komposusu larutan bisa dinyatakan sebagai pekat ( berkonsentrasi tinggi ) atau encer ( berkonsentrasi rendah ).

Pelarutan

Molekul komponen larutan yang berinteraksi secara langsung dalam keadaan tercampur. Proses pelarutan, tarikan antar partikel komponen murni terurai dan tergantikan dengan tarikan antara pelarut dengan zat terlarut. Yang utama jika pelarut serta zat terlarut sama - sama polar, perkara tersebut akan terbentuk suatu struktur zat pelarut mengelilingi zat terlarut,  perkara tersebut menjadikan interaksi antara zat terlarut serta pelarut tetap stabil.

Bila komponen zat terlarut di tambahkan secara terus menerus kedalam pelarut, niscaya pada suatu titik komponen yang ditambah gak akan bisa larut lagi. Contohnya: Jika zat terlarut yaitu padatan serta pelarut yaitu cairan, maka pada titik padatan tersebut gak lagi beserta akan terbentuk suatu endapan.

Banyaknya zat pelarut dalam larutan itu yaitu maksimal, dan larutannya dinamakan dengan larutan jenuh. Titik tercapai situasi jenuh larutan sangat dipengaruhi oleh bermacam faktor lingkungan, yakni suhu, kontaminasi, serta tekanan.

Pada umumnya, kelarutan suatu zat ( jumlah zat yang dapat terlarut dalam pelarut tertentu ) sebanding dengan suhu. Ini terutama berlaku pada zat padat, meskipun ada pengecualian. Kelarutan zat cair dalam zat cair lainnya pada umumnya kurang peka terhadap suhu ketimbang kelarutan padatan atau gas dalam zat cair. Kelarutan gas dalam air pada lazimnya berbanding terbalik dengan suhu.

Larutan Ideal

Bila interaksi antar molekul larutan sama besar terhadap interaksi antar molekul komponen tersebut pada situasi murni, niscaya terbentuklah idealisasi yang dinamakan larutan ideal. Larutan ideal mematuhi hukum Raoult, yakni tekanan uap pelarut (cair ) berbanding lurus terhadap fraksi mol pelarut dalam larutan. Larutan yang benar - benar ideal tidak ada di alam, namun larutan memenuhi hukum Raoult hingga batas tertentu. Contohnya : larutan yang pada dianggap ideal yaitu campuran benzena dan toluena.

Cairan lain larutan ideal merupakan volumenya yaitu jumlah tepat volume komponen - komponen penyusunnya. Pada larutan non - ideal, penjumlahan volume zat terlarut murni beserta pelarut tidaklah sama terhadap volume larutan.

Sifat Koligatif Larutan

Larutan cair encer menerangkan sifat yang bergantung pada efek kolektif jumlah partikel terlarut, dinamakan sifat koligatif. Sifat tersebut mencakup penurunan tekanan uap, peningkatan titik didih, penurunan titik beku, dan gejala tekanan osmetik.

Jenis - Jenis Larutan

  1. Gas
  2. Cairan
  3. Padatan

Demikian uraian di atas mengenai Pengertian Larutan dan Kelarutan dalam Kimia Beserta Contohnya. Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat serta dapat menambah pengetahuan, terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel