Proses Metabolisme Lemak Dalam Tubuh

Proses Metabolisme Lemak - Metabolisme lemak yakni proses dimana asam lemak dicerna, dipecah untuk energi, atau disimpan dalam tubuh manusia untuk penggunaan energi di masa depan. Asam lemak ini sebagai sebuah komponen trigliserida yang membentuk sebagian besar lemak makan dalam makanan seperti halnya minyak nabati serta produk hewani.

Trigliserida bisa dijumpai di dalam pembuluh darah serta disimpan untuk kebutuhan energi masa depan dalam sel - sela jaringan adiposa, yang lebih dikenal sebagai lemak tubuh serta sel - sel hati. Walaupun sumber utama energi tubuh yaitu karbohidrat, yang ketika sumber ini habis, asam lemak trigliserida selanjutnya akan dipecah sebagai sumber energi cadangan. Misalnya tubuh dengan menggunakan energi dari metabolisme lipid " lemak " selama berolahraga, waktu pasokan glikogen atau bentuk yang tersimpan dari glukosa karbohidrat, habis atau saat ada karbohidrat cukup dalam makanan guna memenuhi keperluan energi tubuh.



Proses Metabolisme Lemak Dalam Tubuh


Trigliserida juga diketahui merupakan lipid atau lemak, yang sangat tepat untuk peran mereka sebagai bentuk energi yang tersimpan lantaran setiap gram memasok 9 kalori (37 kilojoule), sedangkan karbohidrat cuma memasok 4 kalori (17 kilojoule ) / gram. Kalori yaitu unit energi, lemak dianggap nutrisi pada energi. Trigliserida yang terdiri dari rantai asam lemak terikat pada senyawa yang mengandung hidrogen dinamakan gliserol, asam lemak yang dapat dibebaskan selama metabolisme lipid saat tubuh memerlukan kalori tersebut untuk energi.

Proses Metabolisme Lemak

Untuk langkah awal dalam proses metabolisme lemak yaitu konsumsi serta pencernaan trigliserida yang ditemukan baik dalam sebuah makanan nabati seperti halnya zaitun, kacang - kacangan, alpukat serta makanan hewani seperti halnya daging, telur serta produk susu. Lemak ini berjalan melalui saluran pencernaan ke usus dimana mereka tidak bisa diserap dalam bentuk trigliserida.

Sebaliknya, mereka dibagi melalui enzim yang dinamakan lipase menjadi asam lemak, serta yang paling sering, monogliserida yang merupakan asam lemak rantai tunggal yang melekat pada gliserol. Trigliserida yang bercabang selanjutnya bisa diserap melalui usus serta disusun kembali menjadi bentuk aslinya sebelum diangkut oleh kilomikron, jenis zat yang nyari sama dengan kolesterol yang dikenal sebagai lipoprotein ke dalam sistem getah bening.

Dari sistem getah bening trigliserida masuk ke dalam aliran darah, dimana proses metabolisme lipid atau lemak diselesaikan dalam satu  dari tiga cara, lantaran mereka juga diangkut ke hati. Sel - sel otot atau sel - sel lemak yang mana mereka disimpan atau digunakan untuk energi. Bila mereka berakhir di sel - sel hati, mereka diubah menjadi jenis kolesterol  ' jahat ' yang dikenal sebagai very -low - density lipoprotein (VLDL) serta dilepaskan ke dalam aliran darah dimana mereka bekerja untuk mengangkut lipid lain.

Trigliserida dikirim ke sel - sel otot dapat dioksidasi dalam mitokondria sel - sel untuk energi, sedangkan yang dikirim ke sel - sel lemak ana disimpan hingga mereka dibutuhkan untuk energi di lain waktu. Hal ini menimbulkan peningkatan ukuran sel - sel lemak, terlihat pada seseorang sebagai peningkatan lemak tubuh.

Demikian uraian di atas tentang Proses Metabolisme Lemak Dalam Tubuh. Semoga tulisan ini dapat memberikan informasi serta menambah pengetahuan anda semua, terima kasih atas kunjungannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel