Teks Ulasan : Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah, Contoh

Teks Ulasan yakni merupakan teks yang berisi tentang sebuah ulasan atau review hasil penilaian terhadap salah satu karya, bisa drama, film ataupun berupa buku. Mengulas sebuah karya mesti ditambahkan sikap kritis. Hal ini dilakukan agar dapat memberikan penjelasan berisi manfaat untuk perbaikan dari salah satu karya yang diulas. Teks ulasan mempunyai struktur orientasi, tafsiran, evaluasi serta rangkuman.


Teks Ulasan


Pada kurikulum yang berlaku yakni kurikulum 2013, tepatnya pada semester genap kelas XI akan dijumpai materi tentang teks ulasan drama atau film. Untuk metode pembahasan biasanya memutar sebuah film dan selanjutnya untuk me-review atau mengulas tentang film tersebut.

Nak pada arikel kali ini trikuswa.com akan mengupas secara lengkap pengertian, ciri - ciri, strukutur dan contoh teks ulasan.

Pengertian Teks Ulasan

Teks Ulasan yakni teks yang berisi ulasan atau review terhadap suatu karya baik film atau drama. Ketika mengulas sebuah film serta drama kita mesti bersikap kritis supaya berkontribusi untuk kemajuan drama serta film untuk selanjutnya.

Ciri - Ciri Teks Ulasan

Yang membedakan teks ulasan dengan teks cerita sejarah ataupun teks lain yakni di dalamnya terdapat ciri - ciri :
  1. Strukturnya terdiri atas : Orientasi, Tafsiran, Evaluasi serta Rangkuman
  2. Memuat informasi berdasarkan pandangan atau opini penulis pada suatu karya atau produk.
  3. Opininya berdasarkan fakta yang diinterprestasikan
  4. Dikenal dengan nama lain yakni resensi

Struktur Teks Ulasan

Ada 4 hal yang menyusun sebuah teks ulasan yang menjadikan teks tersebut menjadi utuh. Berikut ini struktur teks ulasan :

1. Orientasi

Berisi pengenalan tentang uraian umum tentang sebuah karya drama atau film yang akan direview atau ulas. Sehingga membuat pembaca dapat mengetahui tentang apa yang akan diulas.

2. Tafsiran

Berisi gambaran detail mengenai sebuah karya film dan drama yang diulas, contonya : kualutas, keunikan, keunggulan, bagian karya, dll.

3. Evaluasi

Berisi pandangan dari pengulas terhadap hasil karya yang diulas. Dilakukan sesudah melakukan tafsiran, menjadikan pengulas bisa menyuguhkan bagian yang mempunyai nilai serta bagian yang kurang.

4. Rangkuman

Berisi Kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya ( film atau drama ). Pada umumnya pengulas memberikan komentar apakah film atau drama yang baru saja diulas apakah memiliki kualitas atau tidaknya.

Kaidah Teks Ulasan

Berikut ini kaidah kebahasaan yang terkandung dalam teks ulasan :
  1. Teks ulasan drama atau film berisi penonjolan terhadap unsur - unsur karya seni yang ingin diulas
  2. Menggunakan kata - kata opini atau persuasif
  3. Menggunakan konjungsi internal serta konjungsi eksternal
  4. Menggunakan ungkapan perbandingan ( persamaan/perbedaan )
  5. Menggunakan kata kerja material serta kata kerja relasional

Contok Teks Ulasan

Berikut contoh teks ulasan sebuah film yang berjudul " Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck " dilengkapi dengan strukturnya.

Orientasi :

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yakni merupakan adaptasi dari roman karya Buya Hamka yang selantjunya difilmkan. Film tersebut dibintangi oleh beberapa artis terkenal seperti halnya Herjunot Ali, Pevita Pearce serta Reza Rahadian.

Tafsiran :

Dikisahkan, tahun 1930 Zainudin yang diperankan oleh Herjunot Ali berlayar dari tanah kelahirannya yakni Makassar menuju Batipuh, Padang Panjang yang tidak lain yakni tempat kelahiran  ayahnya. Ia berjumpa dengan Hayati ( Pevita Pearce ) yang menjadi bunga persukuan di Minangkabau. Zainudin pun jatuh hati kepadanya dan selanjutnya memberi kata - kata yang dapat membuat wanita terbawa dalam setiap kata yang dirangkai olehnya. Sesudah melihat alur romantisme dari film ini, kemudian penonton akan diajak untuk menyaksikan konflik - konflik yang mulai muncul, seperti halnya hubungan Zainudin dengan Hayati yang tidak direstui oleh para ninik - mamak serta juta ketua suku lantaran dirasa Zainudin belum mapan serta tidak mempunyai darah keturunan minang.

Sebelum Zainudin meninggalkan Batipuh, keduanya menuliskan sebuah ikrar setia akan menjalani hidup bersama kelak nanti. Namun kenyataan kembali datang pada Zainudin saat dalam sebuah pagelaran opera, ia berjumpa dengan Hayati yang ketika itu bersama dengan suaminya yakni Aziz.  Kisah cinta mereka kini mengalami masa yang paling berat.

Evaluasi :

Film ini memiliki durasi 2,5 jam lebih ini mempertunjukan artistik serta properti ala tahun 1930an. Akan tetapi kurang meyakinkan bahwa peristiwa itu terjadi pada tahun tersebut. Hal yang paling dirasakan yakni alur cerita yang lambat serta ada beberapa bagian yang kurang menarik sama sekali, itu terlihat pada adegan tokoh Zainudin dengan Hayati sedang surat menyurat. Dampaknya, konflik yang didapatkan kurang menarik. Pada penggunaan lagu Nidji yang merupakan backsound dirasa kurang pas untuk film ini, hal ini menyebabkan tidak sesuai dengan setting film tahun 1930an. Special effect saat kapal tenggelam dirasa kurang dramatis, tidak seperti halnya kejadian tenggelammnya kapal Titanic yakni menabrak karang, sedangkan untuk film ini kurang begitu jelas yang menyebabkan tenggelamnya kapal van der wijk.

Rangkuman :

Diluar beberapa kekurangan yang telah diuraikan sebelumnya, film ini tetap menarik untuk ditonton. Penggunaan kata serta kostum yang apik dari Samuel Wattimena menjadikan film ini menjadi salah satu film terbaik pada tahun 2013. Penggunaan kalimat yang cenderung puitis menjadikan film ini menarik serta dapat dijadikan referensi untuk ditonton bersama keluarga tercinta.

Demikian uraian di atas tentang Teks Ulasan : Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah, Contoh. Semoga tulisan ini dapat menyajikan informasi yang bermanfaat serta menambah pengetahuan, terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel