Sistem Pemerintahan Presidensial : Pengertian, Ciri - Ciri serta Kelebihan dan Kekurangannya

Sistem Pemerintahan Presidensial - Secara umum, kerap terjadi salah penggunaan atau penjelasan dari istilah " bentuk pemerintahan " serta " sistem pemerintahan ". Sedangkan bila ditelusuri lebih jauh lagi dalam kedua istilah tersebut memiliki arti dan makna yang berbeda. Menurut Hans Kelsen (Kelsen, 1974; 256) bentuk pemerintahan dibedakan menjadi 2 yakni : monarki serta republik. Sedangkan untuk sistem pemerintahan dalam ilmu negara umum ( algemene staatslehre ) memiliki pengertian yakni, sebuah sistem hukum ketatanegaraan yang memiliki hubungan antar pemerintahan serta perwakilan rakyat. Dan pada artikel kali ini trikuswa.com akan mengupas mengenai Sistem pemerintahan presidensial, dimana meliputi pengertian, ciri - ciri beserta kelebihan dan kekuranganya. Maka untuk informasi lebih jelasnya lagi simak terus uraian berikut ini.



Sistem Pemerintahan Presidensial : Pengertian, Ciri - Ciri serta Kelebihan dan Kekurangannya


Pengertian

Sistem pemerintahan presidensial yakni suatu sistem pemerintahan yang mana badan eksekutif dan badan legislatif mempunyai kedudukan yang independen.

Dalam pemerintahan presidensial dimana seorang presiden serta wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat untuk masa kerja dengan jangka waktu yang sudah ditentukan oleh konstitusi. Niscaya dalam sistem pemerintahan ini, pemerintah dikepalai oleh seorang presiden serta sekaligus sebagai kepala negara.

Sistem pemerintahan presidensial menganut aturan pada menteri merupakan presiden yang diangkat oleh presiden serta bertanggung jawab pula pada presiden. Itulah definisi dari sistem pemerintahan presidensial.

Ciri - Ciri Sistem Pemerintahan Presidensial

Adapun terdapat beberapa ciri - ciri dari sistem pemerintahan presidensial, antara lain :

  • Presiden sebagai kepala negara serta sekaligus sebagai kepala pemerintahan.
  • Kekuasaan eksekutif seorang presiden diangkat berdasarkan demokrasi rakyat dipilih secara langsung oleh rakyat.
  • Presiden memiliki hak istimewa atau hak prerogatif untuk mengangkat ataupun memberhntikan menteri - menteri yang memimpin suatu departemen atupun non departemen.
  • Presiden tidak dapat membubarkan parlemen, seperti dalam sistem pemerintahan parlementer.
  • Parlemen memiliki kekuasaan legislatif serta juga sebagai perwakilan. Anggota parlemen dipilih langsung oleh rakyat.
  • Pada menteri bertanggung jawab cuma kepada kekuasaan eksekutif.
  • Kabinet dibentuk oleh presiden, serta kabinet juga bertanggung jawab pada presiden bukan bertanggung jawab pada parlemen ataupun kepada legislatif.
  • Karena presiden tidak dipilih oleh parlemen. Sehingga presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen.


Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial

Kelebihan 

Kelebihan sistem pemerintahan presidensial, antara lain :

  • Kedudukan badan eksekutif lebih stabil, lantaran tidak tanggung jawab kepada parlemen.
  • Masa jabatan dari eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu, contohnya, masa jabatan dari presiden Indonesia yaitu 5 tahun.
  • Penyusunan program - program kerja dari kabinet gampang disesuaikan dengan kurun waktu masa jabatannya.
  • Seorang menteri tidak bisa dijatuhkan oleh parlemen sebab menteri bertanggung jawab kepada presiden.
  • Legislatif bukan merupakan tempat pembibitan untuk jabatan - jabatan eksekutif, sebab bisa diisi oleh orang luar termasuk anggota dari parlemen sendiri.

Kekurangan

Kekurangan sistem pemerintahan presidensial, antara lain :

  • Kekuasaan badan eksekutif diluar pengawasan langsung dari badan legislatif menjadikan bisa menciptakan kekuasaan yang mutlak.
  • Sistem pertanggung jawaban yang kurang jelas.
  • Pembuatan kebijakan publik umumnya hasil dari tawar menawar antara badan eksekutif serta badan legislatif sehingga bisa terjadi keputusan yang kurang tegas dan bisa memakan waktu yang cukup lama.
  • Bisa menciptakan sebuah kekuasaan yang mutlak, lantaran kekuasaan eksekutif berada di luar pengawasan langsung dari legislatif.
Berdasarkan uraian di atas mengenai pengertian, ciri - ciri, serta kekurangan dan kelebihannya, solusi yang mesti dihadapi dalam sistem pemerintahan presidensial dapat disimpulkan  bahwa untuk menentukan salah satu sistem pemerintahan apa yang yang dianut dalam suatu pemerintahan suatu negara mesti memikirkan beberapa faktor, diantaranya ; geografis, ekonomi, situasi(kondisi) serta disesuaikan dengan kondisi rakyat itu sendiri sehingga dapat ditetapkan untuk menganut sistem pemerintahan yang mana, tentunya yang dapat memberi dampak positif / berkembang untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Demikian uraian di atas tentang Sistem Pemerintahan Presidensial : Pengertian, Ciri - Ciri serta Kelebihan dan kekurangannya. Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk para pembaca, terima kasih telah berkunjung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel