4 Keutamaan Shalat Dhuha

Trikuswa.com - Mungkin banyak yang belum mengetahui Keutamaan Shalat Dhuha ini. Ternyata shalat dhuha dapat menilai dengan sedekah dengan semua persendian. Shalat tersebut juga akan mempermudah urusan kita sampai penghujung siang. Ditambah lagi shalat dhuha dapat menyerupai pahala haji serta umrah yang sempurna. Serta shalat dhuha termasuk sholat orang – orang yang kembali taat.

4 Keutamaan Shalat Dhuha


4 Keutamaan Shalat Dhuha

Berikut ini beberapa Hadits keutamaan shalat dhuha :

1. Mengganti sedekah dengan seluruh persendian

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,

4 Keutamaan Shalat Dhuha






“Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at” (HR. Muslim no.  720).

Sedangkan persendian pada seluruh tubuh kita sebagaimana disampaikan dalam hadits serta dibuktikan dalam dunia kesehatan yakni 360 persendian. ‘Aisyah pernah menyebutkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
4 Keutamaan Shalat Dhuha


“Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendian” (HR. Muslim no. 1007).
Hadits ini menjadi bukti senantiasa benarnya sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi sedekah dengan 360 persendian ini bisa digantikan dengan shalat Dhuha seperti halnya disampaikan pula dalam hadits dari Buraidah, beliau menyampaikan bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
4 Keutamaan Shalat Dhuha
“Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.” (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirohi)
Imam Nawawi rahimahullah menyebutkan,  “Hadits dari Abu Dzar adalah dalil yang menerangkan keutamaan yang begitu besar dari shalat Dhuha serta menunjukkannya kedudukannya yang mulia. Serta shalat Dhuha bisa cukup dengan dua raka’at” (Syarh Muslim, 5: 234).
Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani rahimahullah menyampaikan,  “Hadits Abu Dzar dan hadits Buraidah menerangkan keutamaan yang luar biasa dan kedudukan yang mulia dari Shalat Dhuha. Hal ini pula yang menandakan semakin disyariatkannya shalat tersebut. Dua rakaat shalat Dhuha sudah mencukupi sedekah dengan 360 persendian. kalau memang demikian, sudah selayaknya shalat ini bisa dikerjakan rutin dan terus menerus” (Nailul Author, 3: 77).
2. Akan dicukupi urusan di akhir siang
Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
4 Keutamaan Shalat Dhuha


“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Baca juga : Makalah Tata Cara Pengurusan Jenazah
Penulis ‘Aunul Ma’bud –Al ‘Azhim Abadi- mengatakan, “Hadits ini bisa mengandung pengertian bahwa shalat Dhuha akan menyelematkan pelakunya dari bermacam hal yang membahayakan. Bisa juga dimaksudkan bahwa shalat Dhuha bisa menjaga dirinya dari terjerumus dalam dosa atau ia pun akan dimaafkan jika terjerumus di dalamnya. Atau maknanya bisa lebih luas dari itu.” (‘Aunul Ma’bud, 4: 118).
At Thibiy berkata, “Yaitu  engkau akan diberi kecukupan dalam kesibukan dan urusanmu, serta akan dihilangkan dari hal-hal yang tidak disukai setelah engkau shalat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah pada Allah di awal siang (di waktu Dhuha), maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhir siang.” (Tuhfatul Ahwadzi, 2: 478).
3. Mendapat Pahala Haji dan Umrah yang sempurna
Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
4 Keutamaan Shalat Dhuha

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Al Mubaarakfuri rahimahullah dalam Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jaami’ At Tirmidzi (3: 158) menjelaskan, “Yang dimaksud ‘kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at’ yaitu setelah matahari terbit. Ath Thibiy berkata, “Yaitu kemudian ia melaksanakan shalat setelah matahari meninggi setinggi tombak, sehingga keluarlah waktu terlarang untuk shalat. Shalat ini dinamakan pula shalat Isyroq. Shalat tersebut yaitu waktu shalat di awal waktu.”

4. Termasuk shalat awwabin (orang yang kembali taat)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
4 Keutamaan Shalat Dhuha



“Tidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin.” (HR. Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib 1: 164). Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Awwab adalah muthii’ (orang yang taat). Ada pula ulama yang mengatakan bahwa maknanya adalah orang yang kembali taat” (Syarh Shahih Muslim, 6: 30).


Manfaat Sholat Dhuha untuk Kecantikan

Selain untuk memperlancar limpahan rizki, sholat dhuha juga sangat bermanfaat untuk wajah. Contohnya : ketika berwudhu, wajah akan dibasuh dengan air bersih sehingga kulit juga akan selalu terhindar dari kotoran yang senantiasa menempel pada kulit wajah.

Sesudah berwudhu serta menunaikan sholat, senantiasa wajah seseronga kerap kali akan terlihat lebih berseri.


Dalil Naqli Shalat Dhuha

Dalil pahala dan keistimewaan shalat dhuha
Agar timbul semangat untuk mengerjakan shalat dhuha, untuk itu Allah memberikan kabar yang menggembirakan yakni diberikannya pahala surga dengan pintu masuk khusus bagi meraka yang kerap menjalankan sholat dhuda sesuai dengan hadits Thabrani dari Abu Hurairah :

4 Keutamaan Shalat Dhuha

" Sesungguhnya di surga asa sebuah pintu yang dinamakan pintu dhuha. Maka ketika hari qiyamah tiba, pintu itu berteriak : mana orang - orang yang selalu mendawaman shalat dhuha ? inilah pintu kalian, maka masuklah dengan rahmat Allah"


Kesimpulan

Shalat dhuha yakni merupakan salah satu shalat dari beberapa shalat sunat yang begitu  banyak keutamaan serta manfaatnya, baik dari segi materi atau halnya untuk kesehatan tubuh kita.  Shalat dhuha dapat menilai dengan sedekah dengan semua persendian. Shalat tersebut juga akan mempermudah urusan kita sampai penghujung siang. Ditambah lagi shalat dhuha dapat menyerupai pahala haji serta umrah yang sempurna. Serta shalat dhuha termasuk sholat orang – orang yang kembali taat.

Demikian uraian di atas tentang 4 Keutamaan Shalat Dhuha. Semoga uraian di atas dapat memberikan manfaat serta menambah wawasan bagi anda semua, terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "4 Keutamaan Shalat Dhuha"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel