Hakikat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

Trikuswa.com - Bicara tentang sosiologi, mungkin kita semua sudah bisa memahami tentunya merupakan suatu hal yang berkaitan dengan sosial atau masyarakat, sebagai mana yang diungkapkan oleh para ahli akan pengertian sosiologi secara umum yakni sebuah bidang ilmu yang mempelajari tentang manusia sebagai mahluk sosial dan interaksi yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat. Sudah kita ketahui bersama bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Hakikatnya, manusia memerlukan manusia lain supaya bisa hidup serta memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan apa yang akan kita bahas pada artikel kali ini Hakikat sosiologi, tentunya lebih spesifik lagi yakni Hakikat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan.


Hakikat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan


Hakikat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

Sebelum kita membahas hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, alangkah baiknya untuk menyampaikan akan hakikat sosiologi terlebih dahulu itu sendiri.

Hakikat Sosiologi

Pengertian Hakikat Sosiologi yakni ciri khas yang melekat pada prinsip sosiologi, ciri ini menjadikan sosiologi berbeda dengan ilmu sosial lainnya. Seperti ilmu geografi, psikologi serta masih banyak lagi. Hakikat sosiologi yakni sebagai ilmu pengetahuan khusus memberikan wawasan tentang hubungan serta gejala sosial dalam masyarakat.


Hakikat Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Dibawah ini terdapat beberapa sifat serta jenis hakikat ilmu sosiologi yang merupakan sebagai ilmu pengetahuan, diantaranya :

Sosiologi mempelajari Hubungan dan Gejala Sosial

Hakikat sosiologi yang pertama yakni mempelajari kemasyarakatan yang berhubungan erat dengan berbagai bentuk gejala sosial kemasyarakatan. Gejala sosial ini ada yang menimbulkan pada integrasi sosial ada juga yang menimbulkan konflik sosial dalam hubungan masyarakat itu tersebut.

Sosiologi Ilmu Pengetahuan Normatif

Hakikat berikutnya yang melekat pada ilmu sosiologi yaitu merupakan ilmu normatif, yang artinya sosiologi mempelajari mengenai apa yang terjadi pada saat ini serta bukan mempelajari apa yang semestinya terjadi pada saat ini. Oleh sebab itu sosiologi tidak dapat menjadi ilmu yang mengadili, benar atau salah tindakan saat ini (sekarang).

Sosiologi Ilmu Pengetahuan Murni dan Ilmu Pengetahuan Terapan

Hakikat sosiologi yang berikutnya dari segi penerapan ilmu sosiologi, yang secara umum bisa dibagi menjadi 2 macam, yakni sosiologi sebagai pengetahuan muri ( pure science ) serta sosiologi merupakan ilmu terapan ( applied science ).

Sosiologi Ilmu Pengetahuan Abstrak Bukan Ilmu Pengetahuan Kongkrit

Berikutnya, dalam kajian dalam ilmu sosiologi bersifat abstrak serta bukan pengetahuan yang kongkrit. Arti dari konkrit tersebut: yakni perhatian dalam sosiologi berupa wujud serta pola - pola peristiwa di dalam masyarakat secara menyeluruh, bukan sekedar peristiwa itu sendiri.

Sosiologi Menghasilkan Pola dan Pengertian Umum dalam Masyarakat

Menjadi pembeda ilmu sosiologi dengan lainnya, yaitu kajian dalam ilmu sosiologi ini utamanya bertujuan untuk mendapatkan pengertian - pengertian serta mendapatkan pola - pola umum yang terjadi dalam kehidupan manusia serta masyarakatnya.

Sosiologi melakukan hal ini dengan melakukan prinsip penelitian yang didapatkan serta membentuk prinsip dan hukum - hukum secara universal dari interaksi sosial masyarakat dana dapat menghasilkan sifat, bentuk isi serta struktur kehidupan bermasyarakat.


Sosiologi Ilmu Pengetahuan Umum

Hakikat Sosiologi berikutnya, yaitu penerapan dalam implementasi sosiologi yang cenderung pada wawasan ilmu pengetahuan bersifat umum, bukan khusus artinya semua hal yang dipelajari dalam sosiologi yaitu gejala - gejala umum yang ada pada interaksi antar manusia, sebab objek pokok sosiologi yaitu manusia.

Sosiologi Mempelajari Manusia dan Perubahan Sosialnya

Hakikat Sosiologi yang terakhir yaitu kajian dilakukan berupa objek dasar manusia. Objek kajian sosiologi ini melahirkan teori bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri, perlu bantuan serta interaksi sosial yang intens akan melahirkan bermacam macam perubahan sosial.

Dari uraian di atas tentang hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, bisa disebutkan bahwa ilmu pengetahuan sosial bisa lahir sebab adanya hasrat ingin tahu dalam diri manusia. Rasa ingin tahu datang lantaran banyak sekali aspek - aspek kehidupan yang masih gelap untuk manusia serta manusia ingin mengetahui kebenaran dari kegelapan itu sendiri.

Demikian uraian di atas tentang Hakikat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan. Semoga uraian di atas dapat memberikan informasi serta menambah wawasan bagi anda semua, terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel