Konsep Metode Ilmiah beserta Unsur dan Langkah - langkahnya

Halo sobat Trikuswa dimanapun berada, aku berharap  dalam keadaan tak kurang suatu apapun, Aamiin. Bagi anda yang sedang mencari bahan atau informasi mengenai Konsep Metode Ilmiah, tentunya sangat tepat jika anda terus menyimak artikel ini, dimana pada artikel kali ini kami akan mengupas meliputi Pengertian metode ilmiah beserta langkah - langkahnya.

Konsep Metode Ilmiah beserta Unsur dan Langkah - langkahnya


Konsep Metode Ilmiah beserta Unsur dan Langkah - langkahnya


Tentunya mendengar istilah metode ilmiah, senantiasa tak lepas dengan sebuah penelitian atau sebuah proses berdasarkan pengujian dengan kata lain melakukan sebuah eksperimen. Untuk dapat mengetahui informasi lebih jelas lagi, simak terus uraian berikut ini :

1. Pengertian Metode Ilmiah

Metode ilmiah atau kata lain dikenal dengan scientific method ( dalam bahasa inggris ) yakni merupakan sebuah proses berpikir untuk menemukan atau mencari jalan keluar secara sistematis empiris serta terkontrol.

Metode Ilmiah merupakan proses berpikir untuk memecahkan masalah

Metode ilmiah tercipta dari suatu permasalahan yang mesti dicari jalan keluarnya atau pemecahannya. Proses berpikir ilmiah dalam metode ilmiah tidak berangkat dari sebuah dugaan atau simpulan, bahkan tidak berdasarkan data atau fakta khusus. Proses berpikir untuk mencari jalan keluar dari sebuah masalah lebih berdasar kepada masalah nyata. Untuk memulai suatu metode ilmiah, maka dengan demikian mula - mula harus dirumuskan masalah apa yang sedang  dihadapi serta sedang dicari jalan keluarnya. Rumusan permasalahan ini akan menuntun proses seterusnya.

Pada Metode Ilmiah, proses berpikir dilakukan secara sistematis

Dalam metode ilmiah, proses berpikir dilakukan secara teratur dan bertahap, tidak zig  - zag ( secara berurutan ). Proses berpikir yang sistematis ini diawali dengan kesadaran akan adanya masalah sampai dilakukan sebuah kesimpulan. Dalam metode ilmiah, proses berpikir dilaksanain sesuai tahap - tahap metode ilmiah secara teratur dan berurutan.

Metode Ilmiah didasarkan pada data empiris

Setiap metode ilmiah selalu bertumpu pada data dari suatu percobaan. Maksudnya yakni, bahwa masalah yang ingin ditemukan pemecahannya atau jawabannya itu mesti tersedia datanya, yang dihasilkan dari hasil pengukuran secara objektif. Ada atau tidak tersedia data percobaan merupakan salah satu kriteria penting dalam  metode ilmiah. Akan tetapi jika sebuah masalah dirumuskan kemudian dikaji tanpa data atau suatu percobaan, tentunya itu bukanlah sebuah bentuk metode ilmiah.

Pada Metode Ilmiah, proses berpikir dilakukan secara terkontrol

Di saat melakukan metode ilmiah, proses berpikir dilakukan secara terkontrol. Maksudnya terkontrol disini yaitu, dalam berpikir secara ilmiah itu dilakukan secara sadar dan terpantau, jadi jika ada orang lain yang juga hendak membuktian kebenarannya dapat dilakukan seperti apa adanya. Seseorang yang berpikir ilmiah tentunya tidak melakukannya dalam kondisi berkhayal atau bermimpi, akan tetapi dilakukan dan kondisi sadar serta terkontrol.

2. Unsur Unsur Metode Ilmiah

Karakterisasi
Identifikasi sifat - sifat utama yang ada kaitannya dengan suatu ( objek ) yang diteliti dengan pengamatan dan pengukuran.

Hipotesis
Dugaan  teroritis sementara yang menguraikan hasil pengukuran.

Prediksi
Deduksi logis dari hipotesis.

Eksperimen
Pengujian atas hubungan karakterisasi dengan perkiraan serta hipotesis.

Evaluasi dan pengulangan
Penilaian atas ketelitian sebuah serta perkiraan berdasar hasil yang diperoleh ketika eksperimen, serta pengulangan pada tahapan tertentu jika tidak diperoleh hasil yang sesuai.

3. Langkah - Langkah Metode Ilmiah

Disebabkan metode ilmiah dikerjakan secara teratur serta terencana, maka terdapat langkah - langkah yang mesti dilakukan secara berurutan dalam pengerjaannya. Setiap langkah atau tahapan dikerjakan secara terkontrol dan terjaga. Adapun langkah - langkah metode ilmiah yakni sebagai berikut :

  1. Merumuskan masalah
  2. Merumuskan hipotesis
  3. Mengumpulkan data
  4. Menguji hipotesis
  5. Merumuskan kesimpulan


Merumuskan Masalah

Berpikir ilmuiah melalui metode ilmiah diawali dengan kesadaran akan adanya suatu permasalahan yang dihadapi. Permasalahan ini selanjutnya mesti dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya. Dengan memakai kalimat tanya diinginkan akan memudahkan orang yang melaksanakan metode ilmiah untuk mengumpulkan data yang diperlukan, menganalisis data tersebut, selanjutnya menyimpulkannya. Perumusan masalah yakni sebuah keharusan. Bagaimana mungkin mencari jalan keluar sebuah permasalahan dengan mencari jawabannya jika masalahnya sendiri belum dirumuskan ?

Merumuskan Hipotesis

Hipotesis yakni jawaban sementara dari rumusan masalah yang senantiasa membutuhkan pembuktian menurut data yang sebelumnya sudah dianalisis. Rumusan hipotesis yang jelas bisa membantu mengarahkan pada proses berikutnya dalam metode ilmiah. Kerap kali pada saat melaksanakan suatu penelitian, seorang peneliti merasa semua data sangat penting. Oleh sebab itu dengan rumusan teori yang baik akan mempermudah peneliti untuk mengumpulkan data yang sangat dibutuhkannya. Hal ini disebabkan berpikir ilmiah dilakukan cuma sekedar untuk menguji hipotesis yang sudah dirumuskan.

Mengumpulkan Data

Pengumpulan data yakni suatu tahapan yang agak berbeda dari tingkatan sebelumnya dalam metode ilmiah. Pengumpulan data dikerjakan di lapangan. Seorang peneliti dalam waktu menerapkan metode ilmiah butuh mengumpulkan data berdasarkan teori yang sudah dirumuskan sebelumnya. Pengumpulan data mempunyai peran utama dalam metode ilmiah, sebab berhubungan dengan pengujian hipotesis. Diterima atau ditolaknya sebuah teori akan bergantung pada data yang dikumpulkan.

Menguji Hipotesis

Sudah disampaikan sebelumnya bahwa hipotesis yakni jawaban sementara dari salah satu permasalahan yang telah diajukan. Berpikir ilmiah pada intinya merupakan sebuah proses pengujuan hipotesis. Dalam kegiatan atau tahapan pengujian suatu teori, peneliti tidak dapat membenarkan atau menyalahkan hipotesis, melainkan menerima atau menolak suatu teori tersebut. Oleh sebab itu, sebelum pengujian hipotesis dilaksanakan, peneliti mesti terlebih dahulu memutuskan taraf signifikansinya. Semakin tinggi taraf signifikansi yang ditetapkan sudah barang tentu akan semakin tinggi pula derajat kepercayaan terhadap hasil suatu penelitian. Hal ini dipahami karena taraf signifikansi berkaitan dengan batasan kesalahan suatu pengujian suatu teori itu sendiri.

Merumuskan Kesimpulan

Tahapan paling akhir dalam berpikir ilmiah dalam suatu metode yakni kegiatan pernyataan hasil atau kesimpulan. Rumusan akhir harus selaras dengan masalah yang telah diajukan sebelumnya. Kesimpulan atau simpulan dibuat dalam bentuk perkataan atau kalimat deklaratif secara singkat namun pada dan jelas. Untuk menulis dara - data yang tidak kaitannya dengan masalah yang diajukan senantiasa mesti dihindari, meskipun dianggap cukup penting. Ini mesti ditekankan sebab tidak sedikit peneliti terkecoh dengan temuan yang dianggapnya penting, meskipun pada dasarnya tidak ada kaitannya dengan rumusan masalah yang diajukannya.

Demikian uraian di atas tentang Konsep Metode Ilmiah beserta Unsur dan Langkah - langkahnya. Semoga uraian di atas dapat memberikan informasi yang berguna dan menambah wawasan bagi anda semua, dan ucapkan terima kasih untuk anda telah sudi mampir di blog kami. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel