Lempar Martil : Pengertian, Teknik Dasar beserta Ukuran Lapangan


Hallo Sahabat Trikuswa dimanapun berada, semoga dalam keadaan tidak kurang apapun juga, Oh ya, untuk anda yang sedang membutuhkan informasi tentang olahraga cabang atletik, khususnya Lempar Martil. Tentunya sangat tepat untuk membaca artikel ini, dimana kami akan mengupas tentang mencakup tentang Pengertian, Teknik dasar, lapangan, selamat membaca.

Lempar Martil : Pengertian, Teknik Dasar beserta Ukuran Lapangan



Lempar Martil

Pengertian 


Lempar Martil yakni salah satu cabang olahraga atletik yang lumayan kerapa diperlombakan pada suatu event olahraga dari mulai tingkat nasional hingga internasional. Lempar martil ini juga umumnya diikuti kaum pria, namun terkadang ada juga atlet wanitanya, akan tetapi bisa sangat jarang.

Ukuran Lapangan



Lempar Martil

Teknik Dasar dalam Lemparan Martil


Pada uraian kali ini kami akan mengupas tentang teknik - teknik dasar lempar martil yang mesti dikuasai oleh atlet pelempar dimulai dari posisi awalan, ayunan, putaran, transisi, fase akhir, serta lemparan. Berikut ini uraian lengkapnya :

a. Posisi awal dan ayunan

Teknik dasar lempar martil dengan menggunakan awalan dimulai dengan memegang martil pada bagian handle menggunakan tangan kiri selanjutnya ditutup dengan tangan kanan selanjutnya posisikan kedua ibu jari saling bersilangan. Kepala martil boleh ditempatkan pada bagian atas tanah pada sebelah tangan atau belakang di pelempar kemudian pelempar melakukan ayunan martil sebagai ayunan awal. Titik terendah dari ayunan awal  ini dilakukan hanya ketika martil melewati bagian kanan dari kaki kanan.

b. Putaran dan transisi

Saat martil mencapai pada titik terendah pelempar mulai melakukan pivot di atas tumit tungkai pada kaki kiri serta di ujung telapak kaki kanan. Putaran dibuat sampai mengarah ke depan dari lingkaran kemudian dilanjutkan dengan melakukan putaran kembali di atas telapak kaki bagian depan hingga kembali ke posisi awal. Tubuh bagian bawah menggerakkan  tubuh bagian atas bergerak menuju depan, dengan tangan kiri menutup pada bagian dada si atlet, serta selama tungkai bergerak, martil pun juga terus bergerak secara beriringan. Kaki kanan landas dari tanah saat kaki kiri selesai melakukan gerakan tersebut, berat badan dialihkan ke tungkai kiri hingga seterusnya.

c. Fase akhir

Sesaat sebelum putaran usai atau martil belum pada titik terendahnya, pelempar pun sudah mulai menarik martilnya, menambah kecepatan jalannya martil ketika bergerak ke bawah dan mencoba untuk mempercepat gerakan kedua tungkai kaki untuk mengupayakan penambahan kecepatan gerak kedua tungkai dengan berupaya menambah kecepatan putaran tubuh bagian bawah.

d. Lemparan

Teknik dasar lempar martil yang satu ini ada pada tahap dilakukannya pelemparan dengan casra meluruskan kedua lengan dengan kuat, badan lebih dibusungkan lebih kedepan dengan kepala direbahkan ke belakang atau pada posisi tertengadah, ketika martil telah ditempatkan pada targetnya, pelempar pun mesti melihat  ke arah dimana dia akan melemparkannya, selanjutnya mengangkat kedua lengan di akhir gerakannya serta pandangan kedua matanya mengikuti jalannya martil sebelum berganti pada posisi kedua tungkainya.

Demikian uraian di atas tentang Lempar Martil : Pengertian, Teknik Dasar beserta ukuran Lapangan. Semoga uraian di atas dapat menambah wawasan bagi anda semua, terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel